Anil Yamini Wa Anisy Syimali Izin

Nafi' bin al-Azraq (pemimpin aliran Azariqah -Khawarij-) dan Najdah bin Uwaimir (seorang berpemahaman Khawarij) bertanya kepada Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma tentang ayat demi ayat, khususnya lafal-lafal yang disebut gharib dari al-Qur'an. Mereka meminta Ibnu Abbas menafsirkannya disertai syahid dari bahasa Arab yang dikenal di zaman jahiliyyah.

 

Mereka bertanya tentang ayat ini (Al-Ma'arij: 37):

 

عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمالِ عِزِينَ

 

Maka Ibnu Abbas mengatakan bahwa Izin artinya adalah:

 

الحلق الرفاق

 

"Kumpulan-kumpulan yang terpisah/bercerai berai"

Mereka berdua pun bertanya, "Apa orang-orang Arab tahu kata tersebut sebelumnya?"

 

Ibnu Abbas menjawab, "Iya. Tidakkah kalian pernah mendengar Ubaid bin al-Abrash (seorang penyair zaman Jahiliyyah) berkata:

 

فجاءوا يهرعون إليه حتّى ... يكونوا حول منبره عزينا

 

"Mereka datang bergegas menujunya hingga....
mereka menjadi kumpulan yang bercerai-berai di sekeliling mimbarnya"
[Masa'il Nafi' bin al-Azraq li Ibn Abbas, hal. 28]

 

Dengan syahid syair Arab tersebut, bisa dibayangkan bagaimana para penghuni Neraka, mereka adalah kumpulan yang saling bercerai berai namun masih di satu tempat, yaitu Neraka.

 

Lihat bagaimana Allah Ta'ala menggambarkan para penghuni Neraka saling berlepas diri satu sama lain:

 

إِذْ تَبَرَّأَ ٱلَّذِينَ ٱتُّبِعُوا۟ مِنَ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوا۟ وَرَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ وَتَقَطَّعَتْ بِهِمُ ٱلْأَسْبَابُ

 

"(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali."

 

وَقَالَ ٱلَّذِينَ ٱتَّبَعُوا۟ لَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةًۭ فَنَتَبَرَّأَ مِنْهُمْ كَمَا تَبَرَّءُوا۟ مِنَّا ۗ كَذَٰلِكَ يُرِيهِمُ ٱللَّهُ أَعْمَٰلَهُمْ حَسَرَٰتٍ عَلَيْهِمْ ۖ وَمَا هُم بِخَٰرِجِينَ مِنَ ٱلنَّارِ

 

"Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: "Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan ke luar dari api neraka."  [Q.S. Al-Baqarah: 166-167]

 

Betapa banyaknya orang bergegas ke Neraka padahal mereka telah diperingatkan akannya. Saat mereka di Neraka, mereka berusaha menjauh satu sama lain namun tak mampu keluar darinya, kecuali yang diizinkan oleh Allah kelak.

 

نسأل الله السلامة

 

Ditulis oleh :
Ust. Hasan al-Jaizy