Berhutang Dan Menzalimi

Di antara firman Allah Ta'ala yang penting untuk diperhatikan oleh insan muslim, adalah:

 

۞ لَّا يُحِبُّ ٱللَّهُ ٱلْجَهْرَ بِٱلسُّوٓءِ مِنَ ٱلْقَوْلِ إِلَّا مَن ظُلِمَ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا

"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." [Q.S. An-Nisa: 148]

 

Ayat tersebut memiliki hikmah yang sangat banyak. Di antara cabang permasalahan yang masuk ke dalamnya adalah persoalan 'mathal al-ghaniy', yaitu orang yang berhutang dan mampu membayarnya namun menunda-nundanya (dari waktu yang seharusnya ia tunaikan padanya).

 

Di antara hadits yang sangat berikatan erat dengan ayat di atas adalah sabda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam:

لَىُّ الْوَاجِدِ يُحِلُّ عِرْضَهُ وَعُقُوبَتَهُ

“Penundaan (pembayaran) hutang oleh seorang yang mampu membayar hutang menghalalkan kehormatan (harga diri) dan pemberian hukuman padanya.”  [H.R. Ahmad]

 

Dua hal yang dihalalkan akibat penundaan orang tersebut dalam membayar hutangnya, adalah:

 

[1] Kehormatannya. Ini boleh dilakukan oleh pemberi hutang (pemilik uang). Ia boleh menyebarkan aib penundaan bayar hutang ke masyarakat. Ini dilakukan oleh pemberi hutang, ataupun orang lain. 

 

[2] Hukumannya. Ini dilakukan oleh waliyyul amr, baik dengan memenjarakannya, atau memaksa sebagian hartanya untuk diberikan ke pemilik uang sekadar hutangnya, atau hukuman ta'zir lainnya. Atau bahkan boleh jadi ditafsirkan hukuman itu adalah hukuman dari Allah al-Hakim. Segala bentuk perendahan, penghinaan, pemenjaraan dan hal negatif lainnya hingga tidak berkahnya hartanya, adalah hukuman dari Allah al-Jabbar.

 

Maka, hendaknya seorang Muslim menatap masa depan terutama Hari Akhir. Jangan ringankan beban orang lain dengan cara memberatkan beban diri sendiri di hari itu dengan sengaja menunda-nunda pembayaran hutang di luar masanya padahal telah mampu untuknya.

 

Semoga kajian yang sarat akan faidah. Waffaqakallah.

 

TAFSIR JUZ 06 | 01 | "Surat An-Nisa': 148-152"

https://www.youtube.com/watch?v=Fih_6U2r7LQ
https://www.youtube.com/watch?v=Fih_6U2r7LQ